Muslimin Sindangkerta

sukseskan wajib belajar 12 tahun

Archive for Februari, 2011

Berdiri Ketika Membaca Shalawat

Posted by musliminsindangkerta pada 19 Februari 2011

Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan ibadah yang sangat terpuji. Allah SWT berfirman:

اِنَّ اللهَ وَمَلاَءكَتُهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَاأَيُّهَا الَذِينَ

أَمَنُواصَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلَّمُوْا تَسْلِيْمَا

“Sesungguhnya ALLAH SWT dan para malaikat-NYA membaca Shalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, hendaklah kalian membaca Shalawat disertai salam kepadanya.” (QS. Al-Ahzab, 58)

Jelas sekali ayat ini menyuruh umat Islam untuk membaca shalawat dimanapun dan kapanpun saja. Dalam pelaksanaannya mesti dilakukan dengan khidmat, sungguh-sungguh dan sepenuh hati. Tujuan membaca shalawat itu adalah untuk mengagungkan Nabi Muhammad SAW. Salah satu cara mengagungkan seseorang adalah dengan berdiri. Karena itu boleh hukumnya berdiri ketika membaca sholawat Nabi SAW.  Sayyid Muhammad ‘Alawi al-Makki al-Maliki menyatakan: Baca entri selengkapnya »

Posted in Menghormati | Dengan kaitkata: , , | 1 Comment »

Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

Posted by musliminsindangkerta pada 13 Februari 2011

Ketika memasuki bulan Rabi’ul Awal, umat Islam merayakan hari kelahiran Nabi SAW dengan berbagai cara, baik dengan cara yang sederhana maupun dengan cara yang cukup meriah. Pembacaan Shalawat, Barzanji, dan pengajian-pengajian yang mengisahkan sejarah Nabi Muhammad SAW menghiasi hari-hari bulan itu. Sebenarnya, Bagaimana hukum merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW?

Sekitar lima abad yang lalu, pertanyaan itu juga muncul. Dan Imam Jalaludin al-Suyuthi (849 H-911 H) menjawab bahwa perayaan Maulid Nabi SAW boleh dilakukan. Sebagaimana dituturkan dalam al-Hawi Li al-Fatawi:

“Ada sebuah pertanyaan tentang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW pada bulan Rabi’ul Awal, bagaimanakh hukumnya menurut syara’. Apakah terpuji ataukah tercela? dan apakah orang yang melakukannya diberi pahala atau tidak? Beliau menjawab, “Jawabannya menurut saya bahwa asal perayaan Maulid Nabi SAW, yaitu manusia berkumpul, membaca al-Qur’an dan kisah-kisah teladan Nabi SAW sejak kelahirannya sampai perjalanan kehidupannya. Kemudian menghidangkan makanan yang bisa dinikamti bersama, setelah itu mereka pulang. Hanya itu yang dilakukan, tidak lebih. Semua itu termasuk bid’ah hasanah. Orang yang melakukannya diberi pahala karena mengagungkan Nabi SAW, menampakkan suka cita dan kegembiraan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW yang mulia (Al-Hawi li al-Fatawi, Juz I, hal 251-252) Baca entri selengkapnya »

Posted in Menghormati | Dengan kaitkata: | 26 Comments »

Berkendara di Musim Hujan

Posted by musliminsindangkerta pada 2 Februari 2011

Posted in serba-serbi | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

 
%d blogger menyukai ini: