Muslimin Sindangkerta

sukseskan wajib belajar 12 tahun

Aplikasi UN SD/MI

Posted by musliminsindangkerta pada 11 Desember 2010

Setelah sebelumnya, ada aplikasi pengisian data peserta Ujian Nasional tahun 2011 untuk SMA/MA/SMK dan SMP/MTs maka hadir pula aplikasi pengisian peserta Ujian Nasional untuk SD/MI. Aplikasi-aplikasi pengisian tersebut, baik untuk SMA/MA/SMK maupun SMP/MTs di keluarkan oleh pihak PUSPENDIK (Pusat Penilaian Pendidikan) hal tersebut berfungsi untuk mempermudah dalam pendataan peserta Ujian Nasional untuk tahun 2011.

Secara umum, aplikasi-aplikasi tersebut (SMA/MA/SMK, SMP/MTs, dan SD/MI) bentuknya sama, yang membedakan adalah versi aplikasi tersebut. Versi tersebut membedakan fitur-fitur yang ada dalam aplikasi. Untuk SMA/MA/SMK, aplikasi pengisian peserta Ujian Nasional merupakan versi 10.11b, untuk SMP/MTs aplikasi tersebut merupakan versi 10.11c. sedangkan untuk SD/MI merupakan aplikasi versi 10.12.

perbedaan versi tersebut mempunyai karakter khusus, yaitu khususnya dalam menu EXport/Import. pada versi aplikasi untuk SMA/MA/SMK dan SMP/MTs dalam menu Export/Import terdapat menu Import dari SKHUN atau SKHUASBN, sedangkan pada versi aplikasi untuk SD/MI dalam menu Export/Import terdapat menu Import dari dapodik.

Sekilas mengenai aplikasi pengisian peserta Ujian Nasional SD/MI adalah berikut ini:

Dalam Aplikasi UN SD/MI, terdapat folder yang berisi data kelas 6 yang akan ikut Ujian Nasional dan data tersebut berasal dari DAPODIK. folder tersebut berfungsi kalau seandainya ingin import data dari dapodik.

Cara-cara pengisian aplikasi data UN SD/MI

1. Dapatkan aplikasi UN untuk SD/MI dari pihak-pihak terkait, baik dari operator kabupaten maupun dari operator provinsi. atau bisa di download di sini.

Apabila kita mendapatkan aplikasi dari operator kabupaten/provinsi, maka file-file yang dibutuhkan sudah ada didalamnya, diantaranya folder dataprg yang didalamnya terdapat file PROPINSI.DBF (provinsi sekolah yang akan di isi datanya), Rayon11_ppD.DBF (pp=kode propinsi, D=jenjang sekolah), sek11_pprrD.DBF (file yang berisi nama-nama sekolah dalam satu rayon atau satu kabupaten. rr=rayon) dan juga ada folder yang berisi data-data siswa kelas 6 dari DAPODIK (nama folder NISN.pp_rr). selain itu, ada juga file yang berbentuk aplication, aplication extension dan APP file. Folder dataprg dan folder NISN.pp_rr di simpan dalam satu folder termasuk file aplication dan aplication extension

Aplikasi hasil dari download, file-file yang tadi tidak ada, karena file-file tersebut tergantung propinsi dan rayon. Memang kita bisa membuat file-file dbf tadi di bios lama, tapi proses pembuatan memerlukan ketelitian, dan juga terkadang kita tidak tahu kode rayon dan kode sekolah. yang ada hanya file aplication, aplication extension, APP file, dan folder dataprg.

2. Setelah mendapatkan aplikasi, login ke aplikasi dengan men-double click file yang bernama BIODATA UASBN yang berbentuk aplication. maka akan muncul kotak dialog seperti berikut

untuk username dan password aplikasi hasil dari backup operator kabupaten/Kota tinggal di tanyakan. setelah berhasil login, maka akan masuk ke aplikasi sesuai dengan gambar yang pertama tadi.

3. masuk ke menu sekolah pada menu yang berada di kiri ke bawah pada layar monitor, sesuaikan provinsi dan cari Kab/Kota yang di pilih kemudian pada provinsi yang bersangkutan. kalau file sek11_pprrD.dbf sudah ada dalam folder dataprg, maka pada saat kita memilih kab/kota, di layar sebelah kanan akan muncul nama-nama sekolah. cari sekolah yang akan di input datanya, kemudian edit profil sekolah (khususnya NPSN sekolah)

4. setelah selesai, pilih menu siswa di bawah menu sekolah yang tadi, sesuaikan rayon dan sekolahnya. setelah ditemukan isi biodata siswa peserta Ujian Nasional di sebelah kanan dengan lengkap.

Untuk pengisian Biodata siswa,

a. kolom paralel  isi dengan X1

b. kolom absen isi dengan 01, 02, 03, sesuai dengan no urut absen siswa

c. kolom NISN di isi dengan NISN siswa peserta UN. untuk mendapatkan NISN siswa bisa di cari di situs http://nisn.jardiknas.org atau bisa melihat pada posting sebelumnya tentang pencarian NISN disini

d. kolom no. induk diisi dengan nomor induk yang dibuat di sekolah masing-masing

e. isi kolom tanggal lahir dengan format ddmmyy (dd=dua angka, mm=dua angka, yy=dua angka terakhir)

f. lengkapi kolom berikutnya, dan lihat keterangan pengisian kolom di bawahnya.

5. selain secara manual seperti langkah 4 di atas, pengisian data siswa juga bisa dilakukan dengan cara meng-import data, baik import biodata lama (bios lama), dari biodata excel, maupun dari data dapodik

Untuk import dari bios lama:

a. isi dulu data dengan lengkap pada bios lama

b. setelah selesai pengisian data pada bios lama, copy kan file BIrrxxxD.dbf (rr=rayon, xxx=kode sekolah) pada bios lama, file dbf tersebut berada pada folder pp_rr/biodata pada bios lama, dan di paste/simpan ke folder pp_rr/biodata pada folder aplikasi sekarang.

c. ubah nama file BIrrxxxD.dbf. ubah rr dan xxx dari kode yang lama ke dalam kode yang baru (kode rayon dan sekolah UN tahun 2010 tidak akan sama dengan kode rayon dan sekolah UN tahun 2011)

d. setelah selesai, login ke aplikasi baru, masuk ke menu Export/Import, sesuaikan propinsi, rayon dan sekolah, pilih import biodata lama baru di klik PROSES.

e. tunggu sampai proses selesai,

f. Cek kembali pada menu siswa, apakah sudah terisi atau belum, dan lengkapi datanya.

Untuk Import biodata Excel: Belum pernah di coba, file excel harus berada dalam format excel 2003.

Untuk Import biodata DAPODIK:

a. pastikan dalam folder aplikasi biodata UN SD/MI terdapat folder NISN.pp_rr

b. kalau sudah ada folder tersebut, open folder kemudian cari sekolah yang akan di import tersebut. lihat file excel nya apakah nama-nama siswa peserta Ujian nasional 2011 sudah sesuai belum dengan US2 yang ada di sekolah

c. kalau sudah sesuai, tinggal login ke aplikasi baru, masuk ke menu sekolah. sesuaikan rayonnya dan akan muncul data sekolah.

d. isi NPSN sekolah yang bersangkutan, dan kalau bisa lengkapi US1 nya

e. setelah NPSN diisi, masuk ke menu Export/Import, sesuaikan rayon dan sekolahnya, pastikan pilihan  berada pada import biodata dapodik.

f. klik proses.. selesai.

demikian sekilas mengenai pengisian aplikasi UN untuk SD/MI (aplikasi versi 10.12)

semoga berguna…

Download aplikasi UN SD/MI

username: admin

password: Admin42

 

22 Tanggapan to “Aplikasi UN SD/MI”

  1. arifin said

    saya belum mengerti cara mengisi kolom kd.pes, cek digit, nopes

  2. untuk ke tiga kolom tsb dikosongkan

  3. TUTI said

    Kalo ngisi data yang ke 100 gimana sih? udah diketik ilang lagi

  4. yusup said

    saya kesulitan mencari import data DAPODIK. Dimana mencari NISN.pp_rr

  5. aplikasi ini di input berdasarkan kelasdan no absen siswa di kelas, jika peserta ujian lebih dari 2 kelas atau lebih , maka kolom paralel di rubah. untuk kelas 6-1 kolom paralel diisi dengan X1, kelas 6-2 kolom paralelnya diisi X2, dst. untuk no absen disesuaikan berdasarkan kelas. artinya pada kelas 6-2, maka no absen dimulai lagi dari no awal seperti pada kelas 6-1

  6. untuk data import DAPODIK, file nya didapatkan dari pihak operator propinsi. untuk melihat siswa peserta ujian sekolah yang bersangkutan, bisa dilihat siswa kelas 6 sekolah tersebut pada situs DAPODIK, melalui menu rekap data kemudian tentukan daerah sekolah anda.

  7. Syaepul Rizwan said

    Bagaimana pendataan secara online

  8. untuk daerah kami kabupaten Bandung Barat, pendataan secara online diserahkan kepada operator provinsi. kami operator sekolah tidak diberikan kewenangan untuk pendataan secara online.

  9. cara rubah jadi wilayah jakarta gimana ?

  10. harus ada file propinsi.dbf, rayon11_ppj.dbf, dan file sek11_pprrj.dbf untuk wilayah propinsi Jakarta

  11. Duddyn said

    saya sudah coba import data siswa dari bios lama sesuai ptunjuk dan successss…tp saat mau import data sekolah ko ga mau..pdhal sdh sy coba sesuai dg lngkh ketika m_import data siswa ttp aja jwbnya sruh download (data sekolah sdh lengkp dri bios lama) malah size data skolah berkurang (dari 51kb jd 2kb setlah proses import yg gagal)

  12. paul said

    fakta:
    baru kali ini tehnologi justru bikin gak praktis.
    ini aplikasi dr mana ya. hakikatnya tehnologi itu memudahkan..
    aplikasi kluaran instansi2 negeri gak pernah ada yg smart.
    maaf sbelumnya,
    ini Kelihatannya saja Aplikasi, tp isinya ribet kaya birokrasnya..
    apa gunanya komputerisasi, klo mengerjakannya tetap ber alur-alur.
    ini pengumpulannya pun masih via anter ke kantor2 UPT, lalu ke Dinas, pake tnaga dan kendaraan.

    pendapat:
    bukankah lebih praktis jika ada website pendataan induk yg bisa diakses sekolah seluruh indonesia dgn pasword dsb, ato minimal 1 propinsi 1 web.

  13. novi said

    iya bnr bgt, saran buat instansi/ Dinas pendidikan,
    memang pernah sangat marak kritik ttg inefisiensi birokrasi pemerintah..
    lalu tantangan ini dijawab dgn komputerisasi dibeberapa teknis.
    namun dasar ga majunya di SDM. mau pke komputer juga tetep hasilnya ribet..

  14. bon_jovi said

    bagi TU SD/MI yang mayoritas honorer..
    tanggung jawab dan KEAHLIAN komputer kalian tidak akan dihargai pantas. ga usah mikir berat2, telat ya wes paling dimarahi.
    makin banyak keahlian makin banyak beban = BABU = 250RB-300RB /BLN?? pliss..
    mau gaji manusiawi? pengabdian bro

    dengerin nih org indonesia kalo mau maju..
    walopun bahasa gue kasar, intinya bagus bro, demi kemajuan..
    piss.. -.-v.. pgn pke bahasa alus, tp ga majunya birokrasi perlu di shock terapy.
    dihalusin pake ewuh pakewuh, ga bakal selesei.
    siapa saja, tlg anggap ini penting, kita bw ke forum kl perlu smpe menteri.wkwkwkw..
    jgn diambil hati, ambil intinya..
    ini semua demi kemajuan & kelancaran PENDATAAN-PENDATAAN lainnya nanti.

    banyak hal2 tehnis yg bribet yg ga cukup disleseikan dgn kata “smgt ato sabar”
    silakan kecam komen ini dan teruskan ketidakPRAKTISan ini smpe kiamat..

  15. rudi said

    bagaimana cara mengimport dari excel

  16. tester said

    betul banget tuh,, harusnya ada aplikasi yg gk bikin ribet, minimal 1 provinsi 1 web dan bisa di gunakan buat pendataan-pendataan, dan hanya bsa di akses oleh operator sekolah yg bertanggung jawab dalam pengisian. so.. pendataan bakalan serba online gk mesti ungkag ingkig yg banyak ngeluarin biaya.

  17. ivan said

    kok ga mau login ya ?………..

  18. ade said

    Tetap semangat bekerja dan ikhlas…!!!

  19. susan said

    klw pengisian paralel di biodata salah bagaimana? apa berpengaruh pada kelulusan ank? mhon jwbanya.

  20. tester said

    yang saya tahu, kelulusan siswa dipengaruhi oleh :
    1. Nilai Nilai Akhir siswa harus Minimal 4.00 dan rata-rata Nilai minimal 5,50
    2. Nilai akhir didapat dari 40% Nilai Sekolah + 60% Nilai UN
    3. Nilai Sekolah didapat dari 40% Nilai Raport + 60 % Nilai Ujian Sekolah
    Jadi Kesalahan dalam pengisian Paralel biodata tidak berpengaruh. kemungkinan hanya terjadi error dalam upload secara online.
    *Silahkan di komentar jika ada yang keliru*

  21. k.mulyana said

    pa data siswa calon un mi saya hilang dari aflikasi online gimana cara ngembalikannya ??? trim

  22. tansri said

    @K.Mulyana, hal tersebut kemungkinan pada tahun kemarin (2013) bapak tidak mengupload data siswa nya.
    bapak coba isi terlebih dahulu pada aplikasi Offline sesuai dengan siswa di sekolah, setelah selesai, kemudian bapak upload melalui menu upload..
    semoga bisa membantu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: