Muslimin Sindangkerta

sukseskan wajib belajar 12 tahun

Tadarus Al-Qur’an

Posted by musliminsindangkerta pada 2 September 2010

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, karena didalamnya terkandung beribu-ribu kebaikan. Tidak heran, pada bulan ini semua umat Islam berlomba-lomba untuk mencari kebaikan. Berbagai amalan ibadah dilakukan untuk mengisi bulan ini. Dari amal yang sunnah sampai yang wajib. Diantara amalan yang sering dilakukan adalah tadarus al-Qur’an. Pada malam hari bulan Ramadhan, masjid-masjid diseluruh Indonesia marak dengan bacaan-bacaan ayat-ayat suci al-Qur’an. secara silih berganti mereka melafalkan kalam Illahi. Tidak jarang, bacaan tersebut disambungkan dengan pengeras suara. Semua itu dilakukan dengan harapan “Berkah Ramadhan” yang telah dijanjikan Allah SWT akan mereka raih. Bagaimanakah hukum melakukan tadarrus tersebut?

Pada bulan Ramadhan, pahala amal kebaikan dilipatgandakan oleh Allah SWT. karena itu, Nabi SAW sangat menganjurkan umatnya untuk memperbanyak melaksanakan ibadah kepada Allah SWT pada malam hari bulan Ramadhan. Dalam sebuah hadits, Nabi SAW bersabda:

“Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang memeriahkan bulan Ramadhan dengan ibadah, (dan dilakukan) dengan keimanan dan keikhlasan, maka akan diampuni segala dosanya yang telah lalu.” (Shahih al-Bukhari, 1872)

Tentang apa yang dimaksud dengan memeriahkan malam bulan Ramadhan yang ada dalam hadits ini, al-Shan’ani dalam kitabnya Subul al-Salam menjelaskan:

“yang dimaksud dengan qiyam Ramadhan (dalam hadits itu adalah) mengisi dan memeriahkan malam bulan Ramadhan dengan melakukan Shalat atau membaca al-Qur’an.” (Subul al-Salam, Juz II. hal 173)

Lebih lanjut, Syaikh al-Manawi, pengarang kitab Faidh al-Qadir Syarh al-Jami’ al-Shaghir menjelaskan:

“qiyam Ramadhan itu dapat dilaksanakan dengan membaca al-Qur’an, shalat, dzikir atau mempelajari ilmu agama. Dan juga dapat terwujud dalam setiap bentuk perbuatan baik.” (Faidh al-Qadir, Juz IV hal 191)

Maka sudah jelas, bahwa membaca al-Qur’an pada malam bulan Ramadhan itu sangat dianjurkan oleh agama. Kemudian, bagaimanakah jika hal tersebut dilakukan bersama-sama. Yang satu membaca Al-Qur’an, sedang yang lain mendengarkan serta memperhatikan bacaan tersebut?

menjawab pertanyaan ini, Syaikh Nawawi al-Bantani mengatakan:

“Termasuk membaca Al-Qur’an (pada malam bulan Ramadhan) adalah mudarasah, yang sering disebut juga dengan Idarah. yakni seseorang membaca pada orang lain. Kemudian orang lain itu membaca pada dirinya. (Yang seperti ini tetap sunnah) sekalipun apa yang dibaca (orang tersebut) tidak seperti yang dibaca orang pertama.” (Nihayah al-Zain, 194-195)

Dan ternyata, hal ini pernah dilakukan Rasulullah SAW bersama malaikat Jibril. dalam sebuah hadits disebutkan:

“Dari Ibnu Abbas RA bahwa Rasulullah SAW adalah orang yang paling pemurah. Sedangkan saat yang paling pemurah bagi beliau pada bulan Ramadhan adalah pada saat malaikat Jibril mengunjungi beliau. Malaikat Jibril selalu mengunjungi Nabi SAW setiap malam bulan Ramadhan, lalu melakukan mudarasah al-Qur’an dengan Nabi. Rasul SAW ketika dikunjungi malaikat Jibril lebih dermawan dari angin yang berhembus.” (Musnad Ahmad, 3358)

Dapat disimpulkan bahwa tadarus yang dilakukan di masjid-masjid atau di mushalla pada malam bulan Ramadhan tidak bertentangan dengan agama dan merupakan perbuatan yang sangat baik, karena sesuai dengan tuntunan  dan ajaran Nabi SAW. Jika dirasa perlu menggunakan pengeras suara, dengan tujuan menambah syiar agama Islam, maka hendaklah diupayakan sesuai dengan keperluan dan jangan sampai mengganggu pada lingkungannya, supaya ajaran syi’ar tersebut bisa diraih.

sumber: Fiqh Tradisional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: