Muslimin Sindangkerta

sukseskan wajib belajar 12 tahun

TAFAKUR KE ALAM SEMESTA Bag-2 (GALAKSI)

Posted by musliminsindangkerta pada 25 Agustus 2010

 

Matahari kita beserta planet-planetnya yang begitu besar menurut ukuran manusia, hanya merupakan unsur yang kecil tak berarti bila dibandingkan dengan beribu-ribu milyar bintang yang keseluruhannya merupakan suatu kumpulan bintang-bintang yang dinamakan galaksi. Bintang kedua yang paling dekat dengan Bumi setelah Matahari adalah Alpha Centauri (jarak 40 trilyun km). Kelompok bintang-bintang tersebut mempunyai dimensi yang sangat besar, garis tengahnya mencapai 100.000 tahun cahaya (bila diukur dgn kilometer, maka 100.000 x 9.460.800.000.000 = … ) dan mengandung hampir 300 juta bintang. Jarak Matahari ke pusat Galaksi Bima Sakti (diperkirakan ada dalam rasi Sagitarius) sekitar 27.700 tahun cahaya. Dan lagi, galaksi kita ini yang begitu besaranya seperti gambaran diatas, hanya satu unsur yang kecil dari langit. Terdapat kumpulan-kumpulan raksasa dari bintang-bintang yang mirip dengan kabut susu (dalam bahasa Yunani, Galaxias = susu) di luar galaksi kita.

Kumpulan raksasa bintang-bintang itu baru diketahui manusia pada tahun 1925 oleh Hubble, yaitu karena eksplorasi astronomik (penyelidikan bintang-bintang) dan mengambil manfaat dari alat-alat optik yang sempurna seperti alat yang memungkinkan dibuatnya teleskop di Mount Wilson Amerika Serikat. Dengan cara ini manusia dapat mengetahui jumlah, dan besarnya galaksi sehingga memerlukan ukuran tersendiri, yaitu menggunakan ukuran tahun cahaya atau yang disebut parsec. Di angkasa raya ini diperkirakan ada 100 milyar lebih galaksi, itu yang baru diketahui manusia yang lainnya masih Ghaib. Galaksi-galaksi yang diperkirakan 100 milyar galaksi itu semuanya berlarian menjauhi bumi dengan kecepatan yang sangat dahsyat, ada yang sama dengan dua pertiga kecepatan cahaya. Jadi alam semesta ini terus mengembang, terus-terusan semakin luas. Ini cocok sekali dengan firman ALLAH:


“dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan Sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa” (Adz-Dzariyat 47)

 

Seribu tahun lebih Nabi Muhammad telah memberitahukan hal ini dengan membacakan ayat diatas, baru diketahui oleh manusia pada awal abad dua puluh. Kita lebih yakin bahwa Al-Qur’an itu bukan bikinan Nabi Muhammad SAW, tapi benar-benar wahyu ALLAH SWT.

Itulah makhluk ciptaan ALLAH yang amat sangat besar, maha dahsyat. Maka semakin yakinlah kita kepada kekuasaan dan kebesaran ALLAH SWT. Subhanallah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: