Muslimin Sindangkerta

sukseskan wajib belajar 12 tahun

Cadangan Makanan Tertimbun Tanah (Gunung Bedugan Longsor Rusak 22 Rumah)

Posted by musliminsindangkerta pada 18 Agustus 2010

CILILIN, (Galamedia Online)
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kec. Cililin dan sekitarnya mengakibatkan Gunung Bedugan di Dusun Tiga Lembang, Kp. Pasirpacet RT 01, 04/RW 10, dan Kp. Pameungpeuk RW 08 Desa Mukapayung, Kec. Cililin, Kab. Bandung Barat longsor, Senin (16/8) sekitar pukul 22.00 WIB. Kejadian itu menyebabkan 8 rumah rusak berat, 14 rusak ringan, dan menimbun sekitar 20 hektare sawah.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar lebih. Sebanyak 49 jiwa terpaksa harus diungsikan ke tempat aman, karena dikhawatirkan longsor susulan sewaktu-waktu dapat kembali terjadi.

Tokoh masyarakat Mukapayung yang juga anggota DPRD Kab. Bandung Barat, Taufikurohman, melalui telepon membenarkan telah terjadinya bencana alam tanah longsor di Kp. Pasirpacet dan Pameungpeuk. Semua warga yang tinggal di sekitar lokasi bencana diungsikan ke tempat yang aman.

“Baru kali ini wilayah Gunung Bedugan longsor. Untungnya warga dalam keadaan siaga. Begitu terdengar tanda-tanda bakal terjadi longsor, warga sudah pada keluar rumah. Sehingga ketika longsor terjadi, semua penghuni rumah sudah pergi menjauh,” kata Taufikurohman melalui telepon seluler.

Kejadian itu sudah dilaporkan ke Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kab. Bandung Barat. Para korban tanah longsor yang sementara tinggal di tetangga dan kerabatnya membutuhkan sembako dan tenda darurat.

“Umumnya para korban longsor itu sedang berpuasa, sehingga membutuhkan makanan untuk berbuka puasa. Sementara persediaan milik makanan korban longsor banyak yang ikut tertimbun longsor. Kejadian ini sudah saya laporkan kepada Dinsosnakertrans Kab. Bandung Barat agar segera mendistribusikan bantuan sembako dan tenda,” ujarnya.

Danramil Cililin, Kapten Furkon menambahkan, sejak terjadi longsor sampai Selasa sore belum dibangun posko pengungsian maupun tenda darurat. Meski demikian, warga diminta tetap mengungsi dan tidak dulu kembali ke rumah. Hal ini perlu dilakukan demi mengantisipasi kemungkinan longsor susulan karena masih kerap terjadi hujan deras di daerah tersebut.

Lokasi longsor yang terpencil menyulitkan alat berat masuk. Diperburuk lagi dengan akses jalan yang tidak memadai, kecil, dan rusak.

3 Tanggapan to “Cadangan Makanan Tertimbun Tanah (Gunung Bedugan Longsor Rusak 22 Rumah)”

  1. pangeran pangraksa said

    turut berduka… eh ta ada korban jiwa yah?

  2. Sampai sejauh ini belum ada kabar korban jiwa.. mudah2an tidak ada. Amin

  3. turut berduka cita…
    semoga semuanya cepat membaik..🙂

    Blogwalking to: Virtual Drive 2.0.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: