Muslimin Sindangkerta

sukseskan wajib belajar 12 tahun

Jumlah Sepeda Motor Meningkat 20%

Posted by musliminsindangkerta pada 7 Agustus 2010

Jumlah sepeda motor di Kab. Bandung Barat dan sekitarnya diperkirakan naik 20% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut diindikasikan dari jumlah pemilik motor yang membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) ke Samsat Padalarang.

Sampai Juni 2010 jumlah motor yang telah membayar pajak sebanyak 190.554 unit dan mobil 30.398 unit….. (sttttt….. padahal masih ada yang belum bayar pajak motor loh>>>> udah telat 2 bulan).
Sedangkan sampai Desember 2009, tercatat jumlah sepeda motor yang telah membayar pajak sebanyak 190.554 unit dan mobil 28.888 unit.

“Peningkatan jumlah kepemilikan sepeda motor bisa dilihat dari pendapatan PKB. Dibandingkan tahun lalu terjadi peningkatan pendapatan sekitar 20 persen. Naiknya jumlah sepeda motor tak lepas dari kemudahan persyaratan kredit dari leasing, serta banyak yang mutasi ke Samsat Padalarang,” kata Kasi PKB/BBNKB Samsat Padalarang, Siti Rokayah di ruang kerjanya, Senin (2/8).

Dikatakan, setiap harinya pemilik sepeda motor yang membayar PKB/BBNKB ke Samsat Padalang mencapai 2.000 lebih. Jauh lebih besar dibandingkan mobil yang hanya 300 unit/hari.

Menurutnya, kemudahan syarat administrasi yang diberikan leasing sepeda motor bukan berarti pajak yang diterima ikut melonjak tajam. Kenaikan ada tapi tunggakan pun bisa ikut meningkat.

“Pada kenyataannya banyak pemilik sepeda motor yang tidak membayar cicilan … (mav pak…. saya cuman telat bayar cicilannya)… Lancar membayar cicilan paling hanya sampai empat bulan, selanjutnya menunggak. Bila sudah demikian pihak leasing menyita motor kredit itu. Bagaimana bisa membayar pajak, jika motornya ditarik leasing,” ujarnya.

Lebih jauh, tunggakan pajak sepeda motor dan mobil dari tahun 2005 sampai Juni 2010 mencapai Rp 48.671.275. Tercatat 167 unit kendaraan yang PKB/BBNKB-nya belum dibayar.

Samsat Padalarang sudah melayangkan surat peringatan tertulis kepada pemilik kendaraan yang menunggak pajak. Baik melalui surat maupun petugas samsat yang datang langsung secara door to door.

“Aturannya jelas, bagi yang terlambat membayar pajak dikenai denda 25 persen yang dihitung dari pokok pajak …( ayo frenddd cepet atuh bayar pajaknya)… Kita masih memberikan toleransi satu hari dari batas masa berlaku,” pungkasnya.

Salah seorang penunggak pajak, Arif (28), warga Kec. Dayeuhkolot, Kab. Bandung mengaku sudah hampir satu tahun tidak membayar pajak motor. Ia beralasan tak punya waktu untuk antre membayar pajak ke Samsat Padalarang.

Namun alasan Arif itu dianggap Siti Rokayah tidak beralasan. Pasalnya sejak Januari lalu pembayaran pajak kendaraan bermotor sudah online. Pemilik kendaraan bermotor tidak perlu membayar pajak ke Samsat Padalarang, tapi bisa ke samsat terdekat.

Sumber : HU Galamedia, 4/8/2010

4 Tanggapan to “Jumlah Sepeda Motor Meningkat 20%”

  1. mask said

    ah teu betul………….siapa tuh..hehehehe…

  2. mask said

    klo yang di daerah sindangkerta dimana y bayarnya..mohon petunjuk sob…keduax…..

  3. cepbag0es said

    pertamax… wkwkwk

  4. cepbag0es said

    pake pertamax… wkwkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: