Muslimin Sindangkerta

sukseskan wajib belajar 12 tahun

Berdiri untuk Menghormati Seseorang

Posted by musliminsindangkerta pada 26 Juli 2010

Sudah biasa di kalangan pesantren, apabila ada seorang kyai atau ulama lewat, mereka berdiri untuk menghormati kyai tersebut. penghormatan ini dilakukan untuk menghormati ilmu dan kealiman kyai atau ulama tersebut. bagaimana hukum berdiri itu?…

Mayoritas Ulama membolehkan berdiri untuk menghormati seseorang yang datang. mereka berdalih dengan firman Allah SWT., :

Ketika menjelaskan maksud ayat ini, Syaikh Muhammad ‘Ali al-Shauni mengatakan:

Mayoritas ulama mengatakan bahwa boleh berdiri untuk (menghormat) orang yang datang (lewat), jika yang datang itu adalah orang islam yang baik dan mulia, dengan tujuan untuk menghormatinya. karena, menghormati seseorang karena agama dan kebaikannya termasuk perbuatan yang sangat dianjurkan oleh agama. dan karena perbuatan itu merupakan jalan menambah rasa cinta dan kasih sayang. Nabi SAW bersabda, “Janganlah kamu meremehkan perbuatan baik (yang dilakukan seseorang), sekalipun (dalam bentuk) kamu berbicara kepada saudaramu dengan wajah yang berseri-seri” (Rawai Al-Bayan fi Tafsir Ayat al-Ahkam, juz II, hal 545)

Lalu bagaimana dengan hadits yang seakan-akan menyatakan keharaman berdiri untuk menghormat seseorang “Dari Abi Mijlaz, Rasulullah SAW., bersabda, barang siapa yang senang dihormati orang lain dengan cara berdiri (ketika ia datang), maka bersiaplah untuk menempati tempatnya di neraka.” (Sunan Abu Dawud, 4552)

Menghormati Hadits ini, Syaikh Muhammad Alial-Shabuni mengatakan:

Hadits tersebut tidak dapat dijadikan dalil untuk melarang perbuatan ini, karena Rasul tidak menyebutkan secara mutlak, tapi menggunakan kata-kata yang mengindikasikan adanya sifat-sifat sombong dan ingin di puji, (barang siapa yang senang dihormati dengan cara berdiri) Rasul SAW., tidak mengatakan (Barang siapa yang dihormati manusia dengan cara berdiri, maka bersiaplah menempati tempatnya di neraka). Tidak diragukan lagi bahwa penyebutan ini menunjukkan bahwa yang dimaksud adalah orang-orang yang sombong yang tertipu. perbedaan antara dua kata ini sangat tipis, karena itu jangan sampai lengah. (Rawai Al-Bayan fi Tafsir Ayat al-Ahkam, juz II, hal 546)

Rasulullah bersabda, Allah telah mewahyukan kepadaku supaya hendaklah kamu hormat-menghormati satu sama lain, agar jangan ada seseorang yang menganiaya yang lain. dan agar jangan ada seseorang yang sombong terhadap yang lain (HR. Muslim)

Maka tidak ada larangan untuk berdiri menghormat seseorang. bahkan dianjurkan, misalnya untuk menghormati orang ‘alim.

3 Tanggapan to “Berdiri untuk Menghormati Seseorang”

  1. satria said

    good post..

  2. Tonnie said

    Betul mas. Emg tipis batasny. Dlm hal ini,Antara org yg memang benar2 layak dihormati atau merasa layak dihormati. Good Post gan. Lanjoott

  3. @tonnie
    tahnkyu 4 coment… permasalahanx skrg, byk org yg ingin dihormati krna harta dn karna jabatan. pdhl dihadapan ALLAH qta semua sama, yang membedakannya adalah ilmunya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: